Pesona Keindahan Candi Sanggrahan Di Boyolangu Tulungagung

0
170
Tempat Wisata Candi Sanggrahan Tulungagung
Tempat Wisata Candi Sanggrahan Tulungagung

Candi Sanggrahan Boyolangu Tulungagung

Candi Sanggrahan merupakan salah satu tempat wisata cagar budaya yang ada di Kabupaten Tulungagung berupa candi peninggalan kerajaan majapahit yang terletak di desa Sanggrahan Kecamatan Boyolangu.

Tempat ini memiliki nilai budaya yang tingg, Tempatnya sangat bagus untuk menambah pengetahuan sejarah di masa lampaumeskipun tempatnya cukup tersembunyi diapit oleh rumah warga. Namun, tetap cocok untuk di jadikan spot foto yang instagramable.

Tempat Wisata Situs Candi Sanggrahan Tulungaggung

tempat wista candi yang ada di tulunggung ini sekarang sudah mulai populer Semenjak direstorasi. Dengan penampilan baru, seperti candi induk, candi perwara, dan pagar sekeliling candi, semakin mempermanis candi sehingga membuat candi semakin menarik.

Tempat Wisata Candi Sanggrahan Tulungagung
Tempat Wisata Candi Sanggrahan Tulungagung

Candi sanggrahan adalah candi peninggalan zaman majapahit dan fungsi dari candi sanggrahan pada masa itu untuk pesanggrahan atau beristirahat

jadi raja atau permaisuri yang melakukan perjalanan ke wilayah tulungagung atau dulu disebut kadipaten bono rowo maka para raja atau keluarga kerajaan majapahit beristirahat di candi pesanggrahan ini.

Dan saat ini untuk melestarikan cagar budaya di pugar lagi untuk mengenang sejarah.

Sejarah Candi Sanggrahan

Berdasarkan informasi dari lokasi candi, soal kapan persisnya pembangunan Candi Sanggrahan masih belum diketahui dengan pasti. Selain tidak ditemukan angka tahun, keberadaan Candi ini juga tidak termuat dengan jelas dalam prasasti atau naskah seperti Kakawin Negarakertagama.

Sejarah Candi
by Frans Fiby

Karena informasi mengenai Candi Sanggrahan sangatlah kurang, memunculkan banyak perkiraan tentang keberadaan candi tersebut. Pendapat yang pertama, terdapat ceritera rakyat yang menceriterakan asal-usul Candi Sanggrahan. Di antara sekian banyak ceritera rakyat tersebut, ceritera rakyat versi Sina Wijoyo Suyono yang paling terkenal (Mahfudhoh, 2016: 138).

Cerita tersebut menyebutkan Candi Sanggrahan sebagai tempat beristirahatnya rombongan pembawa jenazah Gayatri (Rajapatni), pendeta wanita Buddha (bhiksuni) masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk, penguasa Kerajaan Majapahit pada waktu itu.

Jenazah itu dibawa dari Kraton Majapahit untuk menjalani upacara pembakaran di sebuah tempat di sekitar Boyolangu. Pendapat yang kedua, beberapa sejarawan menduga Candi Cungkup merupakan peninggalan zaman Majapahit,

berdasarkan bekas bangunan di bagian pintu gerbang dan di belakang candi serta bangunan dinding areal candi yang terbuat dari batu bata.

Bentuk Candi

Candi Sanggrahan, dikenal juga Candi Cungkup (bedakan dengan Candi Cungkup lainnya), adalah candi Buddha peninggalan Kerajaan Mapahit dibangun sekitar tahun 1350 Masehi, dulunya merupakan candi tempat penyimpanan abu kerabat raja Majapahit

Candi berbentuk bujursangkar dan terdiri dari bangunan kaki, tubuh dan atap. Candi ini peninggalan Kerajaan Majapahit, dibangun sekitar tahun 1350, dulunya merupakan candi tempat penyimpanan abu kerabat raja Majapahit

Bentuk Candi
by Frans Fiby

Bagian kaki candi sangat luas, tinggi dua meter, terdapat dinding relief Harimau. Di bagian tangga ada reruntuhan batu bekas gapura. Pengunjung tahun 2005 total 2.548 orang.

Dulu ada enam buah patung budha namun karena ditakutkan ada penjarahan maka patung disimpan dirumah juru kunci sebelah selatan candi.

Di candi Sangrahan ini terdapat batu lapik yang gunanya untuk alas arca. Dulu di candi sangrahan ini terdapat Beberapa arca. Pada tahun 2009, arca masih disimpan di rumah juru pelihara. Tetapi Sekarang sudah di Pindah ke museum.

Candi utama berbadan batu andesit. Dengan relief sulur sulur tanaman yang mulai aus dan relief singa terbang. Relief ini terlihat halus dan simetris. Candi utama ini Terletak di atas tanah yang menyerupai bukit buatan.




disekitar candi kita dapat menemui banyak peninggalan sejarah yang berserakan di sekitarnya ada sebuah tugu pemujaan sebelah utara candi juga sebuah umpak di utara tugu dan jika anda menggali tanah disekitar candi maka akan banyak ditemukan gerabah kuno peninggalan masa lalu.

Sedangkan bukit buatan ini Dikelilingi pagar candi, dengan bahan batu bata kuna dengan ukuran besar. Sekeliling pagar ini juga digali dan disusun ulang. Sekarang pagar ini sungguh sangat mempesona.

Lokasi Candi Sanggrahan Tulungagung

Situs bersejarah ini merupakan warisan kerajaan Majapahit, Candi Sanggrahan diartikan sebagai tempat istirahat atau pesanggrahan, atau kalau zaman sekarang sebut saja sebagai Homestay, atau Motel atau hostel,

digunakan sebagai tempat pesanggrahan para Pembesar Majapahit saat mengunjungi Bunda Putri Gayatri yang menghabiskan masa hidup nya di Boyolangu dengan pertanda Candi Gayatri itu.

Sekarang menjadi sebuah situs Bersejarah yg sangat penting untuk pelajaran sejarah Babad Tulungagung dan berbagai pelajaran sejarah Cikal bakal Kabupaten Tulungagung ini.

  • Lokasi Candi Sanggrahan : terletak di Dusun Sanggrahan, Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur
  • Maps : Peta
  • Harga Tiket Masuk : Gratis
  • Parkir Kendaraan  : Motor 3000, Mobil 5000

Yang Dapat Di lakukan

  • Mengexplore / melihat keindahan candi
  • Foto – Foto Di spot menarik
  • Bermain di taman sekitar candi

tempat wisata ini cocok sekali sebagai detinasi wisata untuk menghabiskan akhir pekan maupun saat liburan sekolah, ajak anak anak dan keluarga untuk lebih mengenal sejarah dan peradaban masa lampau supaya lebih meningkatkan kecintaan anak anak kepada negri tercinta ini