3 Situs Candi Di Temanggung Yang Jarang Orang Tau

0
1171
Tempat Wisata Candi Di Temanggung
Tempat Wisata Candi Di Temanggung

Tempat Wisata Candi Di Temanggung By Sanjaya Tour

wilayah kabupaten temanggung sebagian besar di dataran tinggi dan terkenal akan penghasil tembakau berkualitas karena memang kabupaten ini memiliki tanah yang sanagt cocok di tanami tembaku tidak seperti daerah di sekitarnya

selain itu pada zaman kerajaan mataram kuno wilayah temanggung juga sudah cukup ramai di tinggali masyarakat ini di buktikan dengan penemuan situs purbakala yang menjelaskan adanya permukiman penduduk dan penemuan beberapa candi

meskipun bangunanya sudah tidak utuh lagi dan cenderung rusak tapi ini bisa membuktikan kalau memang lokasinya sangat di perhitungkan selain jogjakarta dan magelang

Daftar Tempat Wisata Candi Di Temanggung

Tempat Wisata Candi Di Temanggung
Tempat Wisata Candi Di Temanggung

lalu dimana sajakah tempat wisata candi yang ada di temanggung ? bagi yang belum tau berikut kami menginformasikan beberapa tempat wisata candi yang masuk ke dalam wilayah kabupaten temanggung jawa tengah, simak ulasan kami berikut ini

1. Candi Pringapus

Candi Pringapus
by Sawung Sigit
  • AlamatPringapus, Ngadirejo, Pringapus, Kec. Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56255, Indonesia
  • Harga Tiket Masuk : Rp. ,-
  • Jam Oprasional : 08.00 – 18.00

Candi Perot merupakan candi yang sebenarnya candi acuan untuk candi Pringapus, untuk penanggalan nya. Candi Perotnya sudah gak ada ditempatnya alias rubuh dan reruntuhan candinya dipindahkan ke lokasi sebuah candi yang saat ini masih berdiri kokoh

Candi Pringapus, sebuah candi perwara Hindu dengan arca Nandi yang kondisinya masih utuh Prasasti Tulang Air 1 dan 2 yang menyebut angka tahun pembangunan candinya yaitu pada hari Minggu Paing tanggal 15 Juni 850 M atau 772 C Raja yang berkuasa saat itu Rakai Pikatan.




Di tempat wisata candi temanggung ini di jumpai juga arca Durga, antefik yang berelief kala, kemuncak dan yoni. Dari banyak nya kala yang ditemukan diindikasikan bahwa ada beberapa Candi lain di tempat ini. Arca Nandi di tempat ini juga istimewa, indah.

2. Tempat Wisata Situs Candi Liyangan Temanggung

Situs Candi Liyangan
by Rizki Maulana
  • AlamatDusun Liyangan, Area Sawah, Purbosari, Kec. Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56255, Indonesia
  • Harga Tiket Masuk : Rp. ,-
  • Jam Oprasional : 08.00 – 17.00

Situs Liyangan terdapat di dusun Liyangan, kelurahan Purbosari, kecamatan Ngadirejo, kabupaten Temanggung.

Adalah pemukiman peradaban manusia kuno nenek moyang kita, dimana terdapat dan ditemukan sebuah punden berundak, talut, latar, kayu, area pertanian, tempat peribadatan, dan sisa bekas pembakaran.

Situs permukiman jaman kerajaan Mataram kuno dan masa pra sejarah ( neolitik). Situs yang dapat dilihat saat ini berupa jalan kuno, pagar, Yoni, pondasi, petirtaan, kayu, arang padi dan beberapa artefak dari masa Hindu dan mungkin masa neolitik ( temuan batu pipisan ).




Situs yang menarik untuk dikunjungi Komplek Candi Liyangan diperkirakan merupakan pemukiman Hindu sebelum abad ke-10 Masehi. Luas komplek situs wilayah lebih dari satu hektare dan berada di area penambangan batu.

Penemuan situs ini berasal dari warga saat mereka menambang batu dan menemukan runtuhan Candi.

Sangat disarankan untuk mengunjungi Candi Liyangan karena pemandangannya sangat bagus dan bisa belajar banyak mengenai pemukiman Klasik pada masa lalu

3. Candi Gondosuli

Candi Gondosuli
by Yuli Kurniati
  • AlamatSalakan, Gondosuli, Kec. Bulu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56253, Indonesia
  • Harga Tiket Masuk : Rp. ,-
  • Jam Oprasional : 08.00 – 17.00

Candi Gondosuli merupakan salah satu obyek wisata sejarah yang terletak di Desa Gondosuli, Kecamatan Bulu Temanggung, Kabupaten Temanggung. Candi Gondosuli mempunyai keunikan tersendiri karena hanya menyisakan bebatuan candi yang berserakan.

Menurut sejarah dan hasil penelitian, Candi Gondosuli mempunyai arsitektur Hindu dan diperkirakan dibangun pada abad ke-9 oleh Rakai Patapan yang merupakan salah seorang anak dari Sanjaya (Raja Pertama Mataram Hindu).




Hingga saat ini, belum diketahui secara jelas berapa luas keseluruhan Candi Gondosuli karena bentuknya sudah tidak utuh lagi.

Reruntuhan candi berupa batu-batuan yang jumlahnya ratusan tersebar di kawasan candi ini, sedangkan sebagian besar bangunan candi konon terpendam di dalam tanah.

Sayangnya, upaya penggalian tidak dapat dilakukan karena tanah di atas bangunan candi juga digunakan untuk pemakaman umum, sehingga sampai saat ini belum dilakukan restorasi.

Reruntuhan Candi Gondosulo memenuhi area candi yang berbentuk persegi empat. Pengunjung yang datang akan menemukan berbagai peninggalan seperti yoni, arca, nandi dan kala yang kondisinya sudah dipenuhi vegetasi lumut pada beberapa bagian.

Sebagian ahli mengatakan, ada kemungkinan reruntuhan ini adalah bagian atas dari bangunan candi.